Tuesday, April 7, 2015

Munafik

munafik
Bagaimana Rasulullah saw mengetahui seseorang berstatus munafik? Tentu saja, dari wahyu dan petunjuk.
Lalu, apakah Rasulullah mengumumkannya kepada para sahabat, "Si Fulan munafik,"? Tidak.
Lalu, bagaimana sirah mencatat contoh-contoh tokoh pada masa itu yang di-cap munafik sebagai pelajaran? Sahabat-sahabat menyaksikan Rasulullah saw tidak menyolatkan jenazahnya.
***
Maka, menjadi ironi ketika dengan ringannya kata-kata "muna", bahkan tak-jarang "kafir", keluar dari mulut anak-anak hingga anak-tua saat ini.
Hati-hati.
***
Dan, tahukah, orang seperti apa yang saat ini sering di-cap "muna"?
Mereka yang ingin menyembah Allah swt secara totalitas dan menafikan egonya.
Orang-orang bilang mereka munafik, pura-pura, pencitraan.
Padahal, mereka hanya berusaha tidak pura-pura tidak tahu siapa yang menciptakannya.
***
Segini dulu saja, deh.
Kontemplasi Akhir November, 241114, 13.13
Hana Muwahhida

No comments:

Post a Comment